Thursday, April 4, 2013

EDIT PORT 443/143 VPS SSH MENGGUNAKAN PUTTY

Assalam.

Okeh Sob, kali ini saya akan share Cara Merubah Port VPS / SSH. Nah, Apa Sih VPS (Virtual Private Server) dan SSH (Secure Shell) itu...??? Cari aja di mbah google, lagi males. xixixixi.... Bagi Para Gretonger atau Pecinta Gratisan mungkin ini udah biasa mereka lakukan buat si tere AOn dengan Port BO yang sudah coid beberapa waktu lalu, walaupun masih bisa dengan proxy ori tapi lelet abis.xixixi...

Dan Port 143 yang digunakan Si Luna di 512 (kebalik) yang kayaknya masih work, Tapi disini saya bukan share Trik Internet Gratis Kartu Tri atau Trik Internet XL ataupun yang lainnya, Saya akan share merubah Port pada VPS/SSH. Dengan VPS Gratisan karena Saya tidak punya VPS yang Premix...xixixixi....

1. Pertama, tentunya kita harus punya VPS/SSH nya donk,
2. Download Putty nya dimari gan.. PUTTY..
3. Buka Putty, masukkan server dan port yang ada (port default biasanya 22 kalo belum pernah diganti)
 


4. Klik Open, Bila ada permintaan konfirmasi klik aja Yes, maka tampilannya seperti cmd dan meminta username yang digunakan untuk login [ENTER].
 


5. Masukkan Password, disitu seperti tidak ada perubahan (kursor tidak berjalan) ketika ketik password tapi sebenarnya ada (working), ketikkan aja password dengan benar, lalu [ENTER].
 



6. Maka akan masuk tuh ke root nya. Disini kita bisa menggunakan perintah NANO atau VI, tapi saya contohkan dengan VI, ketik : vi /etc/ssh/sshd_config
lalu [ENTER]
 


Jika benar / sudah masuk ke configurasinya, maka tampilannya spt ini :

7. Cari tulisan Port 22, lalu tekan "i" , sampai kluar tulisan "-- insert --". Hapus "#" di "#Port 22" bila ada, dan tambahkan (ketik) Port yang akan dibuka dibawah Port 22, saya contohkan 443. 

8. Setelah selesai edit port-nya. Tekan "Esc", ":" , lalu "x" , dan [ENTER].

 


9. Restart dengan perintah : "service ssh restart"  atau  "service sshd restart" , lalu [ENTER]
 


10. Setelah itu dicek, apa Port yg baru dimasukkan tadi masuk ke dalam list Panggang (Open), dgn cara ketik : netstat -anp |grep ssh

11. Tinggal coba VPS/SSH dengan Port yang baru ditambahkan tadi dengan software Tunnelier, atau SSH Client yang lainnya.

Okeh dah Kalo begitu, Cukup Sekian Saja Tutorial kali ini... Semoga Tidak Pusing dengan tutorial ane yang berbelit-belit, Semoga Bermanfaat...!

Thursday, March 14, 2013

(SOFT RESET) Mengembalikan Firmware EnGenius (Senao)

Assalamualaikum Wr. Wbr.

Berikut ini adalah tutorial step by step SOFT RESET yaitu Mengembalikan Firmware EnGenius (Senao) EOC-1650/EOC-2610/EOC-3500/EAP-3660/EOC-5610 ke Firmware Pabrikan (Default Factory Setting).


Ada kalanya kita sebagai manusia,pasti ada keluputan/kesalahan dalam melakukan sesuatu hal, seperti lupa Password ataupun salah dalam melakukan settingan pada device Acces Point EnGenius (Senao).
Didalam hal lupa password, kita di hadapkan pada ketidakmampuan kita untuk masuk ke dalam Sistem Operasi yg terdapat pada device tersebut karena alat ini menggunakan password ketika akan masuk kedalam Sistem Operasi (settingan). Mungkin pada dasarnya Default Username dan Password adalah Username : Admin dan Password : Admin, namun kita selalu berpikir lebih jauh, itu adalah username/password standar sehingga orang dengan mudah bisa masuk kedalam Sistem Operasi (settingan), lalu mengacak2 settingan yg sudah kita rancang sedemikian rupa sehingga bisa berjalan dengan maksimal, menjadi berantakan dan tidak terkoneksi dengan baik. Maka kita biasanya mengganti username/password tersebut, dengan tujuan agar tidak sembarang orang bisa masuk kedalam Sistem Operasi (settingan). Lalu,bagaimana jika kita lupa username/password nya ???

Hal lainnya, seperti kita salah mensetting alat ini, sehingga alat ini tidak bekerja maksimal atau malah tidak dapat digunakan sama sekali (not working properly). Misalnya adalah kita coba2 OpenWRT menggunakan alat ini, namun gagal (failed). Nah, berdasarkan pengalaman saya, jika gagal dalam OpenWRT, maka kita tidak akan bisa masuk ke Sistem Operasi (settingan), dalam hal ini seperti Not Responding (web interface hanya loading saja, tidak menampilkan page login). Lalu bagaimana kita mengatasinya ???

Ada 2 cara :
1. HARD RESET : Ada suatu switch pada alat tersebut, yaitu lubang kecil yg jika di tekan menggunakan jarum/alat penusuk lainnya, maka device tersebut akan kembali pada Default Setting.
2. SOFT RESET : Melakukan flashing menggunakan software, tanpa/sama sekali tidak menyentuh device tersebut. Jadi kita tinggal instal software pada komputer dan melakukan flashing.

Dalam panduan ini, saya hanya menuntun anda pada cara nomor 2, yaitu SOFT RESET, kenapa ??? yg pertama, karena pada dasarnya semua orang juga bisa, bahkan anak kecil sekalipun bisa melakukan cara nomor 1, yaitu HARD RESET (Khan tinggal tusuk lubang reset di device,.. ;) ) , yang kedua, bagaimana kita akan melakukan HARD RESET jika device tersebut sudah berada di atas tiang atau tower setinggi 15 meter diatas genteng ??? menurunkan device tersebut ??? mereset, lalu menaikkannnya lagi,. haha sepertinya itu suatu hal yg sangat ribet dilakukan.

Ok,langsung saja kita ke panduan (TKP)-nya,..

Dalam hal ini saya menggunakan EnGenius EoC-2610.
Langkah-langkahnya :
1. Download utility RedBoot, kemudian ekstrak ke sebuah folder. Di dalam arsip tersebut terdapat sebuah batch file redboot.cmd yang nantinya akan digunakan untuk menghubungkan komputer ke device yang akan diflash.
RedBoot

2. Dowload firmware resmi EOC-2610. Di dalamnya terdapat firmware, dan software TFTPD32. Ekstrak ke suatu tempat dan install software TFTPD32 Server. Firmware yang laen juga ada di situs resmi EoC (engeniustech.com)  ini,tinggal anda cari saja yang sesuai dengan tipe device anda.
EOC-2610_tftp

3. Setting IP komputer (manual configuration) pada subnet 192.168.1.x, semisal 192.168.1.20 dengan netmask 255.255.255.0.









4. Jalankan TFTPD32 Server, dan ubah lokasi Current Directory dengan menggunakan tombol Browse. Lokasi tersebut adalah lokasi di mana terdapat firmware yang akan di upload ke device yaitu file-file cfg.jffs2, jffs2.eoc-2610.bin, dan vmlinux.ap51.bin.l7 (dari langkah 2).











NB : TFTPD32 ini jangan di close sebelum komplit/selesai semuanya (di minimize saja)

5. Matikan device (cabut adaptor dari listrik), kemudian jalankan file redboot.cmd (dari langkah 1), kemudian jendela Command Prompt akan ditampilkan dan terlihat perintah-perintah yang berulang-ulang.












6. Nyalakan device (tancapkan adaptor ke listrik), sehingga jendela Putty akan ditampilkan dan prompt RedBoot> siap menerima perintah anda.

Ketikkan (yg huruf tebal saja):
RedBoot> ip_address -l 192.168.1.1/24 -h 192.168.1.20
(lalu ENTER,kemudian tunggu sesaat sampai keluar tulisan) :
RedBoot> IP: 192.168.1.1/255.255.255.0, Gateway: 0.0.0.0 Default server: 192.168.1.20
RedBoot> load -r -b %{FREEMEMLO} jffs2.eoc-2610.bin
(lalu ENTER,kemudian tunggu sesaat sampai keluar tulisan) :
RedBoot> Using default protocol (TFTP) Raw file loaded 0x80041000-0x80430fff, assumed entry at 0x80041000
RedBoot> fis init -f
(lalu ENTER,kemudian tunggu sesaat sampai keluar tulisan) :
RedBoot> About to initialize [format] FLASH image system - continue (y/n)? Y 
RedBoot> *** Initialize FLASH Image System
... Erase from 0xa8030000-0xa87e0000: ...........................
... Erase from 0xa87e0000-0xa87f0000: .
... Program from 0x80ff0000-0x81000000 at 0xa87e0000: .
RedBoot> fis create256 -f 0xa8030000 -l 0x3f0000 -e 0 rootfs
(lalu ENTER,kemudian tunggu sesaat sampai keluar tulisan) :
RedBoot> ... Erase from 0xa8030000-0xa8420000: ..........................
... Program from 0x80041000-0x80431000 at 0xa8030000: ........................
... Erase from 0xa87e0000-0xa87f0000: .
... Program from 0x80ff0000-0x81000000 at 0xa87e0000: .
RedBoot> load -r -b %{FREEMEMLO} vmlinux.ap51.bin.l7
(lalu ENTER,kemudian tunggu sesaat sampai keluar tulisan) :
RedBoot> Using default protocol (TFTP)
Raw file loaded 0x80041000-0x800e0fff, assumed entry at 0x80041000
RedBoot> fis create256 -l 0xa0000 -f 0xa8420000 -e 0x80041798 -r 0x80041000 vmlinux.bin.l7
(lalu ENTER,kemudian tunggu sesaat sampai keluar tulisan) :
RedBoot> ... Erase from 0xa8420000-0xa84c0000: ..........
... Program from 0x80041000-0x800e1000 at 0xa8420000: ..........
... Erase from 0xa87e0000-0xa87f0000: .
... Program from 0x80ff0000-0x81000000 at 0xa87e0000: .
RedBoot> load -r -b %{FREEMEMLO} cfg.jffs2
(lalu ENTER,kemudian tunggu sesaat sampai keluar tulisan) :
RedBoot> Using default protocol (TFTP)
Raw file loaded 0x80041000-0x80041000, assumed entry at 0x80041000
RedBoot> fis create256 -l 0x10000 -f 0xa84c0000 -e 0 cfg
(lalu ENTER,kemudian tunggu sesaat sampai keluar tulisan) :
RedBoot> ... Erase from 0xa84c0000-0xa84d0000: .
... Program from 0x80041000-0x80041001 at 0xa84c0000: .
... Erase from 0xa87e0000-0xa87f0000: .
... Program from 0x80ff0000-0x81000000 at 0xa87e0000: .
RedBoot> reset
(lalu ENTER untuk yang terakhir kalinya)


7. Selesai,tinggal masuk ke web interface,masukkan pada url : 192.168.1.1 lalu ENTER,.diminta Username dan Password,masukkan (Username : admin) dan (Password : admin),tinggal anda setting sesuai kebutuhan anda,dan EoC-2610 sudah kembali pada firmware pabrikan (Default Factory Setting) tanpa perlu melakukan HARD RESET.





Untuk flashing device selain EOC-2610, langkah-langkah yang digunakan hampir sama, hanya file-file firmware yang dibutuhkan saja yang berbeda. Firmware tersebut dapat diambil di :
 engeniustech

Selama ini saya telah berhasil flash device selama hampir 5 kali,dan hasilnya memuaskan. Lebih fresh device tersebut, dan juga memperbarui firmwarenya.
Demikian saja panduan mengenai flash/membuat Default Factory Setting pada beberapa produk EoC (Senao) diatas,semoga membantu.

Saya juga tidak segan-segan menerima komentar atau juga rating dari Anda semua (yang mungkin telah terbantu troble nya),. ;-)
Salam Hangat, YoGyEsS.

Wassalamu Alaikum Wr. Wbr

NB : Kerusakan device akibat kesalahan user, resiko ditanggung oleh user sendiri.